Jumat, 26 September 2014


SAEFUL BAHTIAR
16510319
4PA08

Sistem Informasi Psikologi

Tugas 1
Sistem informasi Psikologi
1. Pengertain Informasi
2. Bagaimana pengertian informasi sehingga dapat berinteraksi dengan sistem
3. Pengertian sistem informasi psikologi
4. Bagaimana penggunaan sistem informasi dalam psikologi

 Jawab
1. Informasi merupakan data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerima dan mempunyai nilai nyata bagi pengambilan keputusan-eputusan saat ini atau waktu yang akan datang.

2. Yaitu informasi sebagai data-data yang telah diolah dan dihubungkan dengan komponen komponen seperti sumber daya operasi (software, hardware dan brainware), data dan prosedur digunakan untuk menerima, mengolah, menghasilkan dan menyebarluaskan hasil pengolahan data yang berupa informasi. Agar proses penerimaan sampai dengan penyebarluasan informasi sesuai tujuan yang diinginkan.

3. Sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi yang berkaitan dengan perilaku yang diamati untuk tujuan yang spesifik .

4. Informasi diperoleh dari pengalaman hidup sehari-hari yang ditangkap oleh penginderaan. Hasil informasi dikirimkan melalui jaringan saraf tertentu ke susunan saraf pusat di otak. Dalam susunan saraf pusat ini berbagai informasi diolah dan hasil pengolahan informasi tersebut menghasilkan pemahaman tentang suatu pengalaman.

5. Contoh kasus: jika seseorang mendengarkan musik, seorang akan menangkap informasi bunyi tertentu melalui indera pendengaran. Informasi bunyi tersebut dikirimkan ke susunan saraf pusat untuk di olah dan diinterpretasikan. Jadi informasi bunyi diintepretasikan sebagai suatu yang menyenangkan maka yang timbul adalah perasaan senang pada diri seseorang.






Sumber:

Drs. Zulkifli amsyah, MLS. (2005). Manajemen Sistem Informasi . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Prof. Dr. Ir. Marimin, M.Sc. (2006). Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Grasindo http://sitinurmala-mala.blogspot.com/2011/02/sistem-informasi-psikologi.html Roswiyani P. Zahra, S.Psi. (2008). Cerdas Dengan Musik. Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara http://www.slideshare.net/yasserharis/34517583-makalaharsitekturkomputer http://www.docstoc.com/docs/72439780/Pengertian-Organisasi-dan-Arsitektur-Komputer

Rabu, 09 Oktober 2013

SAEFUL BAHTIAR
16510319
4PA09

Sistem Infomasi Psikologi

Tugas 2
Arsitekstur komputer & struktur kognitif manusia
1. Bagaimana pengertian arsitektur komputer
2. Bagaimana struktur kognisi manusia
3. Bagaimana menjelaskan dan memahami kaitan antara struktur kognitif manusia dan arsitektur komputer
4. Kelebihan dan kelemahan arsitektur komputer dibandingkan dengan struktur kognitif manusia

Jawab
1. Arsitektur computer mempelajari atribut-atribut system computer yang terkait dengan seorang programmer dan memiliki dampak langsung pada eksekusi logis sebuah program, contoh: set instruksi, jumlah bit yan digunakan untuk mempresentasikan bermacam-macam jenis data.

2. Menurut Solso (1991), kognisi adalah aktivitas mental yang menggambarkan pemrolehan, penyimpangan, transformasi dan menggunakan pengetahuan. Jadi struktur kognisi manusia juga bisa diartikan sebagai pemahaman terhadap pengetahuan atau kemampuan untuk memperoleh pengetahuan. Dalam proses berpikir tentunya melibatkan otak dan saraf-sarafnya sebagai alat berpikir manusia oleh karena itu untuk menyelidiki fungsi otak dalam berpikir maka berkembanglah neurosains kognitif. Proses kognitif menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia dengan informasi yang telah disimpan di ingatan jangka panjang.

3. Jika kita bertanya apakah ada kaitannya struktur kognitif manuisa dengan arsitektur komputer ? Menurut saya jawabannya adalah ada, karna computer merupakan alat yang diciptakan oleh manusia yang disebut dengan kecerdasan buatan yaitu Artificial Intelegence. Dan hubungannya dengan kognisi manusia yaitu dimana pada saat membuat rancangan computer otak manusia berfikir untuk mengetahui atau mencari cara kerja computer agar bisa digunakan.

4. Kelemahan dan kelebihan arsitektur komputer dengan kognisi manusia bisa dilihat dari cara kerja atau pusat system, pada manusia yaitu “otak”. Ada 2 fungsi otak pada manusia, yaitu :
a. Long term memory ( memori jangka panjang ) Memori jagka panjang merupakan ingatan manusia akan hal-hal yang selalu diingat dalam jangka waktu lama, seperti ingatan manusia dari kecil sampai dewasa. Jika komputer bisa kita kenal sebagai harddisk, fungsinya adalah untuk menyimpan data yang diinput dalam jangka waktu lama dan dapat dibuka kembali jika pengguna membutuhkannya selama data tersebut tidak terhapus.
b. Short term memory ( memori jangka pendek ) Memori jangka pendek ini merupakan ingatan yang sifatnya sesaat. Hanya diingat pada saat itu saja, kemudian lama-lama tidak dapat diingat lagi, dan biasanya terjadi pada kejadian yang menurut seseorang tidak penting dan diabaikan begitu saja. Pada komputer bisa disebut RAM, ram pada komputer fungsinya adalah menyimpan data sementara pada komputer.

1) Berikutnya dalam segi bahasa, manusia memiliki macam-macam bahasa, sama juga halnya dengan computer, computer memiliki bahasanya sendiri yaitu machine language. Kelemahannya computer tidak dapat berbicara, melainkan memperlihatkan bahasa mesin yang harus kita pelajari agar dapat menggunakan computer.

2) Penyakit komputer dan manusia sama-sama memiliki penyakit, penyakit komputer dan manusia disebabkan oleh virus, tetapi virus dengan versi yang berbeda. Jika pada computer virus menyerang dibagian tertentu misalnya virus itu menyerang file, pada kasus virus yang menyerang manusia sebagai contoh virus infuenza.







Sumber:

Drs. Zulkifli amsyah, MLS. (2005). Manajemen Sistem Informasi . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Prof. Dr. Ir. Marimin, M.Sc. (2006). Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Grasindo http://sitinurmala-mala.blogspot.com/2011/02/sistem-informasi-psikologi.html Roswiyani P. Zahra, S.Psi. (2008). Cerdas Dengan Musik. Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara http://www.slideshare.net/yasserharis/34517583-makalaharsitekturkomputer http://www.docstoc.com/docs/72439780/Pengertian-Organisasi-dan-Arsitektur-Komputer

Minggu, 06 Oktober 2013

SAEFUL BAHTIAR
16510319
4PA09

Sistem Informasi Psikologi

Tugas 1
Sistem informasi Psikologi
1. Pengertain Informasi
2. Bagaimana pengertian informasi sehingga dapat berinteraksi dengan sistem
3. Pengertian sistem informasi psikologi
4. Bagaimana penggunaan sistem informasi dalam psikologi

 Jawab
1. Informasi merupakan data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerima dan mempunyai nilai nyata bagi pengambilan keputusan-eputusan saat ini atau waktu yang akan datang.

2. Yaitu informasi sebagai data-data yang telah diolah dan dihubungkan dengan komponen komponen seperti sumber daya operasi (software, hardware dan brainware), data dan prosedur digunakan untuk menerima, mengolah, menghasilkan dan menyebarluaskan hasil pengolahan data yang berupa informasi. Agar proses penerimaan sampai dengan penyebarluasan informasi sesuai tujuan yang diinginkan.

3. Sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi yang berkaitan dengan perilaku yang diamati untuk tujuan yang spesifik .

4. Informasi diperoleh dari pengalaman hidup sehari-hari yang ditangkap oleh penginderaan. Hasil informasi dikirimkan melalui jaringan saraf tertentu ke susunan saraf pusat di otak. Dalam susunan saraf pusat ini berbagai informasi diolah dan hasil pengolahan informasi tersebut menghasilkan pemahaman tentang suatu pengalaman.

5. Contoh kasus: jika seseorang mendengarkan musik, seorang akan menangkap informasi bunyi tertentu melalui indera pendengaran. Informasi bunyi tersebut dikirimkan ke susunan saraf pusat untuk di olah dan diinterpretasikan. Jadi informasi bunyi diintepretasikan sebagai suatu yang menyenangkan maka yang timbul adalah perasaan senang pada diri seseorang.






Sumber:

Drs. Zulkifli amsyah, MLS. (2005). Manajemen Sistem Informasi . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Prof. Dr. Ir. Marimin, M.Sc. (2006). Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Grasindo http://sitinurmala-mala.blogspot.com/2011/02/sistem-informasi-psikologi.html Roswiyani P. Zahra, S.Psi. (2008). Cerdas Dengan Musik. Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara http://www.slideshare.net/yasserharis/34517583-makalaharsitekturkomputer http://www.docstoc.com/docs/72439780/Pengertian-Organisasi-dan-Arsitektur-Komputer

Minggu, 17 Maret 2013

PSIKOTERAPI Definisi Psikoterapi adalah suatu interaksi sistematis antara pasien dan terapis yang menggunakan prinsip-prinsip psikologis untuk membantu menghasilkan perubahan dalam tingkahlaku, pikiran dan perasaan pasien supaya membantu pasien mengatasi tingkah laku abnormal dan memecahkan masalah-masalah dalam hidup atau berkembang sebagai seorang individu. Tujuan psikoterapi • Menghapus, mengubah atau mengurangi gejala gangguan psikologis. • Mengatasi pola perilaku yang terganggu. • Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian yang positif. • Memperkuat motivasi klien untuk melakukan hal yang benar. • Menghilangkan atau mengurangi tekanan emosional. • Mengembangkan potensi klien. • Mengubah kebiasaan menjadi lebih baik. • Memodifikasi struktur kognisi (pola pikiran). • Memperoleh pengetahuan tentang diri / pemahaman diri. • Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan interaksi sosial. • Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan. • Membantu penyembuhan penyakit fisik. • Meningkatkan kesadaran diri. • Membangun kemandirian dan ketegaran untuk menghadapi masalah. • Penyesuaian lingkungan sosial demi tercapai perubahan dan masih banyak lagi. Psikoterapi berbeda dengan pengobatan tradisional yang sering memandang gangguan psikologis sebagai gangguan karena sihir, kesurupan jin atau karena roh jahat. Anggapan-anggapan yang kurang tepat tersebut karena sebagian masyarakat terlalu mempercayai tahayul dan kurang wawasan ilmiahnya. Dalam psikoterapi, gangguan psikologis diidentifikasi secara ilmiah dengan standar tertentu. Kemudian dilakukan proses psikoterapi menggunakan cara-cara modern yang terbukti berhasil mengatasi hambatan psikologis. Dalam psikoterapi tidak ada hal-hal yang bersifat mistik. Klien psikoterapi juga tidak diberi obat, karena yang sakit adalah jiwanya, bukan fisiknya. Psikoterapi bukan untuk menangani orang gila (orang yang rusak otaknya). Justru psikoterapi hanya digunakan untuk menangani orang waras yang sedang mengalami masalah psikologis, atau untuk membantu orang normal yang ingin meningkatkan kemampuan pikirannya. Sedangkan penanganan orang gila adalah urusan Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Dalam sesi Psikoterapi, Anda akan diajak membahas dan menganalisa hambatan psikologis yang ada dalam diri Anda, kemudian mencari pemecahannya dengan cara menerapkan metode psikoterapi yang paling cocok. Psikoterapi hanya bisa dilakukan apabila Anda ingin disembuhkan atau ingin berubah. Psikoterapi tidak bisa dipaksakan kepada orang yang tidak mau dibantu. Ada banyak metode psikoterapi yang bisa diterapkan, diantaranya adalah Psychoanalysis, Gestalt Therapy, Cognitive Behavioural Therapy, Behaviour Therapy, Body-Oriented Psychotherapy, Expressive Therapy, Interpersonal Psychotherapy, Narrative Therapy, Conditioning, Mental Imagery, Neurolinguistic Programming, Laughter Therapy, Self Programming, Spiritual Therapy, Transpersonal Psychotherapy, Relaxation Therapy, Forgiveness Therapy, Trance Psychotherapy, Neurofeedback dan masih banyak lagi. Psikoterapis yang memahami masalah Anda akan memberikan metode terapi yang paling tepat bagi Anda. Interaksi antara Anda dan psikoterapis akan seperti persahabatan. Seorang psikoterapi tidak bisa membantu dengan maksimal apabila Anda tidak mau terbuka mengenai masalah Anda. Oleh karena itu, sebelum Anda menemui psikoterapis, Anda harus membuka diri untuk mendapatkan sahabat baru. Unsur Psikoterapi Masserman (dalam Mujib, 2002) melaporkan delapan ‘parameter pengaruh’ dasar yang mencakup unsur-unsur lazim pada semua jenis psikoterapi, yaitu : • Peran sosial (martabat) • Hubungan psikoterapeutik • Seorang terapis mendengarkan dengan penuh perhatian • Psikoterapi sebagai kesempatan untuk belajar kembali • Menurut Korchin kepercayaan terhadap tindakan terapis sangat dibutuhkan agar menghasilkan kondisi-kondisi untuk belajar kembali. • Motivasi, kepercayaan dan harapan • Kepercayaan merupakan hal yang penting dalam psikoterapi • Hak • Retrospeksi • Reduksi • Rehabilitasi Prof. Dr .Singgih D. Gunarsa,Konseling dan Psikoterapi.2004.Jakarta.PT BPK Gunung Mulia Perbedaan Psikoterapi dengan Konseling Pada dasarnya antara konseling dan psikoterapi dalam hal tujuan sama-sama ingin membantu agar klien dapat menemukan permasalahan untuk kemudian dapat dipecahkan bersama-sama, namun semua itu hanya dapat terlaksana dengan baik manakala klien dapat membuka diri dan mau diajak kerjasama. Dan adapun perbedaannya lebih kepada pendekatan dan cara penanganannya, dimana konselor sebagai mitra yang dapat memberikan masukkan dan membantu untuk memunculkan suatu permasalahan yang dirasakan klien baik masalah yang disadari maupun yang tidak disadari, sedangkan psikoterapis selain menggunakan tehnik konseling ia juga menggunakan therapy yang sifatnya lebih kepada perubahan pada prilaku yang sangat substanstib. Berangkat dari pemahaman Brammer & Shostrom (1977) mengemukakan bahwa : 1. Konseling ditandai oleh adanya terminology seperti : “educational, vocational, supportive, situational, problem solving, conscious awareness, normal, present-time dan short term”. 2. Sedangkan psikoterapi ditandai oleh : “supportive (dalam keadaan krisis), reconstructive, depth emphasis, analytical, focus on the past, neurotics and orther severe emotional problems and longterm. Artinya segala sesuatunya lebih mendalam hingga tuntas dan semua itu perlu waktu serta proses. Pendekatan Psikoterapi Terhadap Mental Illnes Terapi Psikoanalisis (Psikodinamika) Membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Membantu klien menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat dan bekerja melalui konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual. Tujuannya adalah agar klien menyadari apa yang sebelumnya tidak disadarinya. Terapi Behavioral Manusia bertindak secara otomatis karena membentuk asosiasi (hubungan sebab-akibat atau aksi-reaksi). Dalam hal ini berkaitan dengan classical conditioning (Ivan Pavlov) yang menggunakan anjing sebagai percobaannya, ketika anjing menekan bel muncul makanan dan air liur. Selain itu juga operant conditioning(B.F Skinner) yang menggunakan tikus sebagai percobaannya. Terapi Humanistik Sebuah pendekatan umum terhadap perilaku manusia yang menekankan pada keunikan, keberhargaan, dan nilai tujuan pribadi. Terapi humanistic adalah terapi yang dimaksudkan untuk menangani manusia secara menyeluruh. Terapi Kognitif Perilaku manusia dipengaruhi oleh pikirannya. Terapi ini lebih fokus pada memodifikasi pola pikiran untuk bisa mengubah perilaku. Tujuan terapi ini adalah mengubah pola piker dengan cara meningkatkan kesadaran dan berpikir rasional. Terapi Integratif/Holistik Memilih dari berbagai teknik terapi yang paling tepat untuk klien tertentu, ketimbang mengikuti dengan kaku satu teknik tunggal. Selain itu terapi ini merupakan suatu psikoterapi gabungan yang bertujuan untuk menyembuhkan mental seseorang secara keseluruhan. Bentuk Utama Psikoterapi a. Teknik Terapi Psikoanalisa: teknik ini menekaknkan fungsi pemecahan masalah dari ego yang berlawanan dengan impuls seksual dan agresif dari id. b. Teknik Terapi Perilaku: Teknik ini menggunakan prinsip belajar untuk memodifikasi perilaku individu c. Teknik Terapi Kognitif Perilaku: tenik ini memodifikasi perilaku individu dan mengubah keyakinan maladaptif d. Teknik Terapi Humanistik: Teknik dengan pendekatan fenomenologi kepribadian yang membantu individu menyadari diri sesungguhnya dan memecahkan masalah mereka dengan intervensi terapis yang minimal e. Teknik Terapi Elektrik atau Integratif: Terapis mengkhususkan diri dalam masalah spesifik f. Teknik Terapi Kelompok dan Keluarga: teknik yang memberikan kesempatan bagi individu untuk menggali sikap dan perilakunya dalam interaksi dengan orang lain yang memiliki masalah serupa. Yustinus semiun. (2006). Kesehatan Mental 1. Jakarta. Kanisius Gunarsa, S.D,dkk. (2007). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: Gunung Mulia Ardani, dkk. (2007). Psikologi klinis dan kesehatan. Universitas mercu buana. Jakarta.

Rabu, 25 April 2012

Self-directed changes

Self-directed changes A. Konsep dan Penerapan Self-directed changes : Mahasiswa mengetahui dan termotivasi untuk melakukan perubahan pribadi dengan melalui tahapan: 1. Meningkatkan kontrol diri: mendasarkan diri pada kesadaran bahwa pada setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan dirinya sesuai dengan kondisi yang dimiliki setiap manusia. Itu dapat terjadi sebagai akibat perubahan dalam struktur kognitif yang dihasilkan oleh perubahan struktur kognitif itu sendiri atau perubahan kebutuhan juga adanya motivasi internal serta belajar yang efektif. 2. Menetapkan tujuan: dimaksudkan untuk menjaga individu agar tetap tertuju pada proses pembelajaran, dalam arti dapat mengetahui dan mampu secara mandiri menetapkan mengenai apa yang ingin dipelajari dalam mencapai kesehatan mental, serta tahu akan kemana tujuan hidupnya, cakap dalam mengambil keputusan dan mampu berpartisipasi di masyarakat dan akan mampu mengarahkan dirinya. 3. Pencatatan perilaku: menguatkan perilaku ulang kalau individu merasa bisa mengambil manfaat dari perilaku yang pernah dilakukan sebelumnya, kemungkinan lain yang bisa menjadikan seseorang mengulang perilaku sebelumnya karena merasa senang dengan apa yang pernah dilakukan. 4. Menyaring anteseden perilaku: bisa membagi perilaku sasaran ke dalam perubahan, serta membantu individu agar lebih siap dalam mempelajari perilaku tersebut. Pemahaman akan anteseden perilaku membantu individu agar dapat dengan tepat memilih nilai-nilai dan merencanakan strategi. 5. Menyusun konsekuensi yang efektif: pemahaman dalam arti sehat mental dapat menentukan perubahan pada individu dalam melakukan mobilitas untuk melakukan segala sesuatu aktifitas –aktifitas yang dilakukan oleh manusia, dalam menanggapi stimulus lingkungan, yang meliputi aktivitas motoris, emosional,dan kognitif dalam mencapai kematangan mental. 6. Menerapkan perencana intervensi: membawa perubahan, tentunya pada perubahan yang lebih baik. Dalam arti pemahaman nilai-nilai, karakter / watak, dan cara cara berperilaku secara individual. Dalam arti kita harus lebih memahami cara berperilaku pada kegiatan proses pembentukan watak dan pembelajaran secara terencana. 7. Evaluasi: faktor yang penting untuk mencapai kematangan pribadi, sedangkan salah satu faktor penting untuk mengetahui keefektivan adalah evaluasi baik terhadap proses maupun hasil pembelajaran. Daftar Pustaka Sudjana, D. (2000), Pendidikan Luar Sekolah, Sejarah, Azas, Bandung Falah Production Dart, Barry. 1997. Adult Learners’ Metacognitive Behavior in Higher Education. dalam Adult Learning: a Reader. Edited by Sutherland, Peter. London: Kogan Page Anonimus, Adult literacies online, http://www.aloscotland.com/alo/141.html , akses pada 14 Mei 2010 Inkeles, A., dkk (1982) Handbook in Research and Evaluation: For Education and Behavioral Science. San Diego California. Edits.

Rabu, 04 April 2012

Musik Aliran Emo

Emo merupakan jenis musik yang masih serumpun dengan punk. Emo sendiri banyak yang menyebutkan berasal dari kata emotion, emotional, atau emotive.

Selain Story of The Year, band-band asing lainnya yang termasuk kategori beraliran emo yaitu The Used, Rufio, Silverstein, Good Charlotte, Funeral For A Friend, Matchbox Romance, All American Reject dll. Beberapa dari band tersebut ada yang tidak mau menyebutkan diri mereka sebagai band beraliran emo, mereka lebih suka menyebutkan mereka hanya memainkan musik punk rock dengan sedikit sentuhan pop.

Emo identik dengan musik yang berlirik puitis, melankolis, berarti dalam, mengandung banyak kemarahan dan kesedihan tentang kematian, keinginan untuk bunuh diri, ditinggal kekasih, hidup yang susah atau tentang keluarga yang broken home. Lirik-lirik tadi biasanya disuarakan dengan teriakan yang keras, yang menggambarkan kesedihan mereka.

Band-band emo banyak menggunakan suara-suara gitar yang kompleks dalam lagu mereka, namun tidak jarang yang hanya menggunakan gitar akustik saja. Dibanding musik punk, musik emo seringkali lebih soft dan lambat, atau musik emo mirip dengan musik pop-punk namun sedikit lebih rumit. Ciri khas dari aliran ini yaitu teriakan atau growl yang keras dari vokalisnya untuk lebih mendapatkan soul emosional dari lagu yang mereka bawakan.

Ada juga yang menyebutkan emo kepanjangan dari emocore. Tapi emocore sendiri sebenarnya bisa dikatakan aliran yang berbeda dengan emo. Emocore merupakan campuran antara emopunk dan hardcore. Mungkin bisa disebut juga musik hardcore dengan lirik yang emosional. A Static Lulaby, Underoath, serta Saosin adalah sedikit dari banyak band yang beraliran emocore.

Dari segi musikalitas, sulit dibedakan antara musik emo dengan emocore. Bahkan jika didengar secara selintas, nyaris nggak ada beda. Jadi agak rancu juga menyebutkan perbedaan emo dengan emocore. Membedakan antara musik emo dengan punk rock juga cukup sulit, akibatnya orang seringkali menjadi bingung untuk membedakan antara emo, punk, dan hardcore. Hal ini dipersulit dengan kebiasaan beberapa band yang nggak hanya memainkan satu jenis musik saja, namun mereka sudah teranjur terikat dengan image suatu jenis musik yang biasa mereka mainkan. Maka bila band tersebut memainkan jenis musik yang berbeda maka tidak jarang orang menjadi bingung dan menganggap jenis musik yang mereka mainkan itu sama. Padahal, sah-sah saja kan bila satu band ingin berganti aliran.

Untuk ukuran lokal, yang banyak memainkan jenis musik emo ini adalah band-band indie, tapi ada beberapa band yang udah masuk major label yang musiknya kental dengan corak emo. Di Bandung, band atau grup musik yang mempunyai aliran dekat dengan emo contohnya adalah Bugskin Bugle, Alone At Last, juga Disconnected.


Emo saat ini sudah menjadi gaya hidup. Gaya anak-anak emo di Amerika disebut emo fag. Di Indonesia sendiri banyak anak muda yang meniru style band-band asing yang beraliran emo, mulai dari dandanan, gaya berpakaian, atau tingkah laku. Gaya anak emo merupakan campuran antara gothic, punk dan genre musik lainnya. Berpakaian ala punk, atau memakai kaos yang bertuliskan nama band, piercing, rambut spiffy dengan mata bermaskara, dan memakai eye liner hitam yang tebal. Untuk aksesori banyak juga yang memakai kacamata yang berframe

PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA KANAK-KANAK TENGAH

PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA KANAK-KANAK TENGAH


1. Pendekatan Piaget: Anak operasional konkret
- Tahap operasional konkret merupakan tahapan ketiga perkembangan kognitif Piaget (rata-rata usia 7-12 th) dimana anak berkembang dalam hal logika tetapi bukan pemikiran yang abstrak.
- Anak-anak pada usia ini dapat berpikir dengan logis karena mereka tidak terlalu egosentris dari sebelumnya dan dapat mempertimbangkan banyak aspek dari situasi. Namun demikian, pemikiran mereka masih terbatas pada situasi-situasi nyata saat ini dan sekarang.

- Mereka memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsep spasial, sebab-akibat, pengelompokan, penalaran induktif dan deduktif, konservasi, serta angka.
- Seriasi : kemampuan mengurutkan item-item sepanjang dimensi-dimensi
- Penyimpulan transitif : pemahaman hubungan antara dua objek dengan mengetahui hubungan keduanya dengan objek ketiga
- Pemahaman induksi : khusus – umum
- Pemahaman deduksi : umum – khusus

- Contoh-contoh pemahaman-pemahaman tersebut:
- Konsep spasial : anak memiliki ide yang lebih jelas mengenai jarak dan rute perjalanan
- Sebab-akibat : anak mengetahui atribut fisik suatu objek pada tiap sisi timbangan akan mempengaruhi hasil
- Pengelompokan : anak dapat memisahkan benda-benda berdasarkan warna, bentuk, atau keduanya
- Penyimpulan seriasi dan transitif : anak dapat menyusun tongkat dari tongat yang paling pendek hingga tongkat yang paling panjang
- Penalaran induktif : anak tahu bahwa anjingnya menggonggong, dan anjing temannya menggonggong, maka semua anjing menggonggong.
- Penalaran deduktif : anak tahu bahwa semua anjing menggonggong, spot adalah seekor anjing, maka spot pasti menggonggong.
- Konservasi : pada usia 7 tahun anak tahu bahwa jika sebuah bola tanah liat dibentuk menjadi sosis maka jumlahnya masih sama. Pada usia 9 tahun anak juga akan tahu bahwa bola dan sosis memiliki berat yang sama.






Angka dan matematika : anak dapat menghitung di dalam pikirannya dan dapat memecahkan masalah cerita yang sederhana
 Pemahaman moral berkembang dalam 3 tahap:
a. Usia 2-7 th, didasarkan pada kepatuhan dan otoritas
b. Usia 7-11 th, dicirikan dengan fleksibilitas dan sedikit kadar kemandirian didasarkan atas rasa hormat dan kerja sama yang timbal balik
c. Usia 11 th ke atas, “kesetaraan” memiliki makna yang berbeda bagi anak. Bagi mereka anak usia 2 tahun yang menumpahkan tinta seharusnya mendapat hukuman yang berbeda dengan anak 10 tahun yang menumpahkan tinta pula.

2. Pendekatan Pemrosesan Informasi: Ingatan dan keterampilan
- Anak membuat kemajuan yang stabil dalam kemampuan memproses dan mempertahankan informasi
- Metamemori : pemahaman mengenai proses ingatan
- Metakognisi : kesadaran seseorang akan proses mentalnya sendiri
- Strategi mnemonic : teknik untuk membantu ingatan
- Contoh stratgi mnemonic: penggunaan alat-alat bantu eksternal (mis: catatan), pengulangan (mis: mengucapkan secara berulang-ulang), organisasi (mis: mengelompokkan informasi ke dalam berbagai kelompok seperti hewan, tumbuhan, dll) , dan elaborasi (mis: mengaitkan item dengan sesuatu yang mudah diingat seperti sebuah frasa, tempat, atau kisah)

3. Pendekatan Psikometrik: Pengukuran kecerdasan
- Tes psikometrik untuk usia sekolah dapat disajikan dalam bentuk individu maupun kelompok
- Contoh tes kelompok : Otis-Lennon School Ability
- Contoh tes individu : Weschsler Intelligence Scale for Children (WISC), Stanford-Binet Intelligence Scale
- Teori kecerdasan Triarchic dari Sternberg, ada 3 unsur kecerdasan yaitu:
a. Componential
Merupakan aspek analitis dari kecerdasan. Tes-tes IQ konvensional hanya mengukur unsur ini.
b. Experimental
Merupakan aspek perspektif atau kreatif dari kecerdasan
c. Contextual
Merupakan aspek praktis dari kecerdasan. Praktis: menentukan bagaimana orang-orang menangani lingkungannya.
- Teori kecerdasan majemuk dari Gardner, ada delapan kecerdasan, yaitu :
a. linguistik (kemampuan menggunakan dan memahami kata-kata dan nuansa makna),
b. logika-matematika (kemampuan untuk memanipulasi angka dan memecahkan masalah logika),
c. spasial (kemampuan mencari jalan di seputar lingkungan dan menilai hubungan antara objek dalam ruang),
d. musikal (kemampuan mempersepsikan dan menciptakan pola-pola nada dan ritme),
e. tubuh-kinestetik (kemampuan bergerak dengan ketepatan),
f. interpersonal (kemampua untuk memahami dan berkomunikasi dengan orang lain),
g. intrapersonal (kemampuan untuk memahami diri),
h. naturalis (kemampuan membedakan berbagai spesies dan karakteristiknya)
- ZPD (Zone of Proximal Development) adalah perbedaan antara item yang dapat dijawab anak dengan sendiri dan item yang dapat dijawab anak dengan bantuan


4. Bahasa dan Literasi
- Kemampuan bahasa terus tumbuh, mereka memiliki kemajuan dalam kosakata, tata bahasa dan sintaks
- Wilayah utama pertumbuhan linguistic selama masa sekolah adalah pragmatic
- Pragmatik: sekumpulan aturan linguistic yang mengatur penggunaan bahasa untuk komunikasi.
- Anak-anak dapat mengidentifikasikan kata yang dicetak dengan 2 cara:
a. Decoding
Proses analisis fonetik dimana kata tercetak diubah menjadi bentuk percakapan sebelum disimpan dan diingat kembali dari ingatan jangka pendek. Proses mengajarnya disebut fonetik atau pendekatan penekanan kode, yaitu pendekatan untuk mengajar membaca yang menekankan decoding kata-kata yang tidak familiar
b. Menyimpan dan mengingat kembali berdasarkan visual
Proses penyimpanan dan mengingat kembali suara kata tercetak ketika melihat kata sebagai suatu keseluruhan. Proses mengajarnya disebut pendekatan keseluruhan bahasa, yaitu pendekatan untuk mengajar membaca yang menekankan penyimpanan dan pengingatan kembali visual dan penggunaan isyarat kontekstual
- Keterampilan menulis tumbuh seiringan dengan perkembangan membaca

5. Anak di Sekolah
- Sekolah merupakan pengalaman formatif utama, mempengaruhi setiap aspek perkembangan
- Pengalaman awal sekolah merupaka hal yang kritis dalam mempersiapkan keberhasilan atau kegagalan masa depan
- 3 sumber masalah belajar yang sering muncul adalah keterbelakngan mental, kesulitan belajar, dan ADHD (attention deficit hyperactive disorder). Disleksia adalah kesulitan belajar yang paling lazim





Sri Esti. W Djiwandon. Psikologi Pendidikan. 2006. Jakarta: Grasindo

Pengaruh Perubahan Sistem Reproduksi Terhadap Perilaku Secara Psikologis

Pengaruh Perubahan Sistem Reproduksi Terhadap Perilaku Secara Psikologis

Masa Nifas
Masa nifas adalah suatu masa dimana tubuh menyesuaikan baik fisik maupun psikologis terhadap proses melahirkan yang lamanya kurang lebih 6 minggu. Selain itu pengertian masa nifas adalah masa mulainya persalinan sampai pulihnya alat-alat dan anggota badan yang berhubungan dengan kehamilan/persalinan (Ahmad Ramli. 1989).
Dari dua pengertian di atas kelompok meyimpulkan bahwa masa nifas adalah masa sejak selesainya persalinan hingga pulihnya alat-alat kandungan dan anggota badan serta psikososial yang berhubungan dengan kehamilan/persalinan selama 6 minggu.
Dalam proses adaptasi pada masa postpartum terdapat tiga metode yang meliputi ”immediate puerperineum” yaitu 24 jam pertama setelah melahirkan, ”early puerperineum” yaitu setelah 24 jam hingga 1 minggu, dan ”late puerperineum” yaitu setelah satu minggu sampai 6 minggu postpartum.

Adaptasi psikologi
Menjadi orang tua merupakan suatu krisis tersendiri dan harus melewati masa transisi. Masa transisi pada postpartum yang harus diperhatikan adalah :

1. Honeymoon
Adalah fase setelah anak lahir dan terjadi kontak yang lama antara ibu, ayah dan anak. Masa ini dapat dikatakan sebagai psikis honeymoon yang memerlukan hal-hal romantis.

2. Bonding attachment/ikatan kasih
Dimulai sejak dini begitu bayi dilahirkan. Bonding adalah suatu istilah untuk menerangkan hubungan antara ibu dan anak, sedangkan attachment adalah suatu keterikatan antara orangtua dan anak. Peran perawat penting sekali untuk memikirkan bagaimana hal tersebut dapat terlaksana. Partisipasi suami dalam proses persalinan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan ikatan kasih tersebut.

Perubahan fisiologis pada klien postpartum akan diikuti oleh perubahan psikologis secara simultan sehingga klien harus beradaptasi secara menyeluruh. Menurut klasifikasi Rubin terdapat tiga tingkat psikologis klien setelah melahirkan adalah :

”taking in”
Suatu periode dimana ibu hanya berorientasi pada kebutuhan diri sendiri, tingkah laku klien pasif dengan berdiam diri, tergantung pada orang lain. Ibu belum mempunyai inisiatif untuk kontak dengan bayinya, dia sangat membutuhkan orang lain untuk membantu, kebutuhannya yang utama adalah istirahat dan makan. Selain itu ibu mulia menerima penganlamannya dalam melahirkan dan menyadari bahwa hal tersebut adalah nyata, periode ini berlangsung 1-2 hari. Menurut Gottible, pada fase ini ibu akan mengalami ”proses mengetahui/menemukan” yang terdiri dari :

Identifikasi
Ibu mengidentifikasi bagian-bagian dari bayi, gambaran tubuhnya untuk menyesuaikan dengan dengan yang diharapkan/diimpikan. Relating (menghubungkan). Ibu mengambarkan bayinya mirip dengan anggota keluarga yang lain

Menginterpretasikan
Ibu mengartikan tingkah laku bayi dan kebutuhan yang dirasakan. Pada fase ini dikenal dengan istilah ”finger tie touch”

Taking hold
Periode dimana terjadi perpindahan dari keadaan ketergantungan ke keadaan mandiri. Perlahan-lahan tingkat energi klien meningkat merasa lebih nyaman dan mulai berfokus pada bayi yang dilahirkan. Klien lebih mandiri, dan pada akhirnya mempunyai inisiatif untuk merawat dirinya, mampu untuk mengontrol fungsi tubuh, fungsi eleminasi dan memperhatikan aktifitas yang dilakukannya setiap hari. Jika ibu merawat bayinya, maka ia harus memperhatikan kualitas dan kuantitas dari produksi ASI.
Selain itu, ibu seharusnya tidak hanya mengungkapkan keinginannya saja akan ktetapi harus melakukan hal tersebut, misalnya keinginan berjalan, duduk, bergerak seperti sebelum melahirkan. Di sini juga klien sangat antusias merawat bayinya. Pada fase ini merupakan saat yang tepat untuk memberikan pendidikan perawatan diri dan bayinya. Pada saat ini perawat mutlak memberikan semua tindakan keperawatn seperti halnya menghadapi kesiapan ibu menerima bayi, petunju-petunjuk yang harus idiikuti tentang bagaimana mengungkapkan dan bagaiman mengaturnya. Perawat harus berhati-hati dalam memberikan instruksi dan tidak memaksakan kehendaknya sendiri. Pabila klien merasa tidak mampu berbuat seperti yang diperbuat oleh perawat maka perawat harus membantu ibu dalam melaksanakan kegiatan/tugas yang teleh didemonstrasikan dan memberi pujian untuk setiap tindakan yang tepat.
Bila ibu sudah merasakan lebih nyaman maka ibu sudah masuk dalam tahap kedua ”maternal touch”, yaitu ”total hand contact” dan akhirnya pada tahap ketiga yang disebut ”envolding”. Dan periode ini berlangsung selama 10 hari.

”Letting go”
Pada fase ini klien sudah mampu merawat dirinya sendiri dan mulai disibukkan tanggung jawabnya sebagai ibu. Secara umum fase ini terjadi ketika ibu kembali ke rumah.

Post partum blues
Pada fase ini terjadi perubahan kadar hormon esterogen dan progesteron yang menurun, selain itu klien tidak siap dengan tugas-tugas yang harus dihadapinya. Post partum blues biasanya terjadi 6 minggu setelah melahirkan. Gejala yang tampak adalah menangis, mudah tersinggung, gangguan nafsu makan, gangguan pola tidur, dan cemas.


Bila keadaan ini berlangsung lebih dari 2 minggu dan klien tidak mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan tugasnya maka keadaan ini dapat menjadi serius yang dikenal sebagai post partum depresi.

Kehadiran bayi baru lahir dalam keluarga menimbulkan perubahan peran dan hubungan dalam keluarga tersebut, misalnnya anak yang lebih besar menjadi kakak, orang tua menjadi kakek/nenek, suami dan isteri harus saling membagi perhatian. Bila banyak anggota keluarga yang membantu merawat bayi, maka keadaan tidaklan sesulit dengan tidak ada yang membantu, sementara klien harus ikut aktif melibatkan diri dalam merawat bayi dan membantu rumah tangga.
Depresi dapat berlangsung berbulan-bulan, minim setelah berakhirnya masa nifas atau 40 hari.
Selain karena faktor hormonan, faktor psikososial bisa memicu terjadinya depresi. Sebenarnya gejala depresi cukup beragam, tapi biasanya ada tiga gejala utama yang menyertai. Yaitu perasaan sedih, tidak memiliki energi, dan tidak bisa merasakan kesenangan.

Gejala lain yang dapat timbul kemudian seperti susah tidur, perasaan putus asa dan bisa mempengaruhi nafsu makan. Dengan demikian, paling tidak dapat mengandalikan emosi dalam diri. Langkah ini, setidaknya dapat mengeliminir faktor resiko terjadinya depresi. Untuk cara mengatasinya bergantung berat ringan depresi. Depresi ringan dapat diatasi tanpa pengobatan. Biasanya akan pulih sendiri setelah 5-6 minggu. Sementara depresi berat bisa diatasi dengan pemberian obat-obatan anti depresan.

Psikoterapi juga menjadi langkah penting demi pemulihan depresi. Tindakan supportive dan psikiater akan membantu meringankan beban penderita. Yaitu memdengarkan segala problem dan keluhan pasien. Kemudian menganalisa persoalan dan memberikan dukungan. Dukungan pertama terutama harus diberikan suaminya. Sebab orang lain terdekat pada saat itu adalah suaminya.
Di samping itu juga bisa dilakukan cognitive behavior teraphy untuk mengubah kognitif penderita. Dengan terapi ini diharapakan semua pandangan-pandangan pasien dapat kembali seperti semula.
Karena jika depersi paska persalinan ini tidak ditangani sejak dini bisa berkembang menjadi depresi berat. Repotnya untuk memulihkan bisa memakan waktu berbulan-bulan, selain itu bayi akan menjadi terlantar. Sebab perasaan tidak berdaya membuat ibu enggan memberikan ASI pada bayinya, padahal pemberian ASI saat baru lahir sangatlah penting.





Referensi: http://www.asuhan-keperawatan-kebidanan.co.cc/2010/11/adaptasi-psikologi-pada-masa-reproduksi.html

Rabu, 21 Maret 2012

Bagaimana Kepribadian Seseorang Dapat Berkembang Menurut Beberapa Ahli

Bagaimana Kepribadian Seseorang Dapat Berkembang Menurut Beberapa Ahli

Erik Erikson

Erik Erikson mengemukakan pekembangan ego melalui 8 tahap perkembangan psikososial agar mencapai perkembangan ego yang matang.

Tahap 1: masa oral-sensorik, memperoleh dsar kepercayaan dan di pihak lain mengatasi dasar ketidak-percayaan. Seorang bayi dilahirkan mulai berhadapan dengan kehidupan di dunia luar, tidak lagi tenang dan aman seperti ketika masih berada dalam kandungan ibunya. Erikson menamankan ini dengan krisis emosi antara mempercayai dan tidak mempercayai sesuatu.

Tahap 2: masa anal-muskulatur, merasakan adanyakebebasan dan perasaan malu dan ragu-ragu. Pertumbuhan fisik pada tahp ini memungkinkan untuk melakukan gerak-gerik, berjalan, berlari dengan bebas. Anak ingin mengetahui segala sesuatu yang ada dalam lingkungannya. Penghalusan kemampuan-kemampuan motoriknya terlihat pada kemampuannya untuk menguasai otot, mampu membuang air seni dam membuang air besar.

Tahap 3: masa genital-locomotor, memperoleh perasaan bebas berinisiatif dan dipihak lain mengatasi perasaan bersalah. Pada anak mulai tumbuh “kepribadian”, ia mulai menetahui kemampuannya dan bisa berkhayal mengenai apa yang akan dilakukan. Ia bisa mengambil inisiatif untuk suatu tindakan yang akan dilakukan.
Perkembangan psikologis pada masa ini terlihat dalam dua hal yakni:
1. Bahwa unsure-unsur struktur kepribadian, yakni id, ego dan superego mulai mencapai keseimbangan sabagai satu-kesatuan psikologis yang sesuai dan menampilkan kepribadian tertentu.
2. Anak mulai bisa mengetahui perbedaan-perbedaan jenis kelamin terhadap orang disekitarnya.
Tahap 4: masa laten, memperoleh perasaan gairah dan di pihak lainmengatasi perasaan rendah diri. Anak menyadari kebutuhannya untuk mendapat tempat dalam kelompok seumurannya.

Tahap 5: identitas vs kekacauan identitas
a. Orangtua sebagai figure identifikasi mulai luntur dan mencari figure identifikasi lain.
b. Mulai ragu terhadap nilai-nilai yang selama ini diyakininya.
c. Sering terjadi konflik pada saat mencari identitas diri sehingga apa yang dialami pada fase anak muncul kembali.

Tahap 6: keintiman vs isolasi
Dapat disejajarkan dengan fase dewasa awal, yaitu berakhirnya fase remaja:
a. Terjadi hubungan yang penting dengan pasangannya.
b. Terjadi hubungan tertutup dengan kedua orang tuanya
Tahap 7: perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan
a. Adanya perhatian terhadap keturunan.
b. Adanya perhatian terhadap apa yang dihasilkan.
c. Tumbuh nilai pemeliharaan, yang ditandai dengan adanya kepedulian, keinginan memberi perhatian, berbagi dan membagi pengetahuan, serta pengalaman kepada orang lain.

Tahap 8: integritas vs keputusasaan, integritas adalah keberhasilan menyesuaikan diri terhadap keberhasilan dan kegagalan dalam hidup.
a. Apabila integritas tercapai, individu akan dapat menikmati keuntungan dari ketujuh tahap sebelumnya dan merasa bahwa kehidupan itu bermakna.
b. Individu menyadari gaya hidup individu lain, namun ia tetap memelihara dan mempertahankan gaya hidup sendirinya.
c. Dapat timbul keputusasaan dalam menghadapi perubahan siklus kehidupan, kondisi sosial dan historis, dan kefanaan hidup dihadapan kekekalan hidup (kematian) sehingga kadang kadang timbul perasaan bahwa hidup tidak berarti bahwa ajal sudah dekat.

Sigmund Freud

Fase oral: berlangsung dari umur 0-1 tahun atau pada tahun pertama kehidupan.daeah pokok kegiatan dinamika adalah mulut sehingga fase ini dinamakan fase oral. Mulut dipandang sebagai sumber keenakan-ketidakenakan, kepuasan-ketidakpuasan, kenikmatan-ketidaknikmatan, yang berasal dari makanan yaitu pada saat menyusui atau disuapi.

Fase anal: berlangsung dari umur 1-3 tahun, ditandai dengan berkembangnya kepuasan (kateksis) dan ketidakpuasan (antikateksis) disekitar fungsi eliminasi. Dengan mengeluarkan feses timbul perasaan lega, nyaman, dan puas. Hal penting yang perlu diketahui:

Fase Falik: berlangsung sekitar umur 3-5 tahun, yang menjadi daerah erogen adalah bibir, fase anal adalah anus, sedangkan pada fase falik, daerah erogen terpenting adalah alat kelamin. Sebagai pusat dinamika perkembangan adalah perasaan seksual, dan agresif karena berfungsinya alat kelamin.

Fase laten: berlangsung sekitar umur 5-12 atau 13 tahun. Laten artinya terpendam atau tersembunyi. Pada fase ini impuls cenderung dalam keadaan terpendam atau tersembunyi.

Fase pubertas: berlangsung sekitar 13-20 tahun. Impuls-impuls yang semula tenang, tersembunyi menonjol kembali sehingga menimbulkan aktivitas dinamis lagi.

Fase Genital: individu mempunyai kepuasan dari perangsangan dan manipulasi tubuhnya sendiri dan orang lain diinginkan hanya karena memberikan bentuk tambahan kenikmatan jasmaniah.


Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental sering kali tidak terdeteksi, sekalipun oleh anggota keluarganya sendiri. Hal ini lebih karena mereka sehari-hari hidup bersama sehingga tingkah laku-tingkah laku yang mengindikasikan gangguan mental, dianggap hal yang biasa, bukan sebagai gangguan.
A. Gangguan Mental Tidak Dianggap Sebagai Sakit

- Tahun 1600 dan sebelumnya
Dukun asli amerika (Indian), sering juga disebut sebagai “penyembuh” (healer, shaman) orang yang mengalami gangguan mental dengan cara memanggil kekuatan supranatural dan menjalani ritual penebusan dan penyucian.
Pandangan masyarakat pada saat itu menganggap bahwa orang yang mengalami gangguan mental adalah karena mereka dimasuki oleh roh-roh yang ada di sekitar.

- Tahun 1692
Di Amerika orang yang bergangguan mental saat itu sering dianggap terkena sihir atau dirasuki setan. Ini merupakan penjelasan yang diterima secara umum sehingga masyarakat takut dan membenci merekayang dianggap memiliki kekuatan sihir.
John Locke (1690) dalam tulisannya yang berjudul An Essay Concerning Understanding, menyataan bahwa terdapat derajat kegilaan dalam diri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untk memunculkan ide-ide salah dan tidak masuk akal secara terus menerus.

B. Gangguan Mental Dianggap Sebagai Sakit

- Tahun 1724
Pendeta Cotlon Mather (1663-1728) mematahkan takhayul yang hidup di masyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dengan memajukan penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri. Mereka dilihat sebagai seorang yang dirasuki setan atau dicirikan sebagai dikuasai sifat-sifat kebinatangan sehingga mereka menjadi subjek penangan yang menyedihkan.

- Tahun 1812
Benjamin Rush (1745-1813) menjadi salah satu engacara mula-mula yang menangani masalah penanganan scara manusiawi untuk penyakit mental dengan publikasinya yang berjudul Medical Inquiries and Observations Upon Diseases of the Mind. Ini merupakan buku teks psikiati Amerika pertama.
Tahun 1830-1860 di Inggris timbul optimism dalam menangani pasien sakit jiwa (Therapeutic Optimism). Haliini disebabkan berkembangnya teori dan teknik dalam menangani orangsakit jiwa dirumah sakit jiwa.

- Tahun 1843
Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit, tapi hanya ada 2.561 tempat tidur yang tersedia untuk menangani penyakit mental di Ameika Serikat.

- Tahun 1908
Cifford Beers (1876-1943) menderita manis depresif pada tahun 1900. Beers kemudian mendirikan Masyarakat Connectcat untuk Metal Higiene yang kemudian pada tahun berikutnya berubah menjadi Komite Nasional untuk Mental Higiene (the National Committee for Mental Hygiene), yang merupakan pendahulu Asosiasi Kesehatan Mental Nasional (National Mental Health Association) sekarang ini.
Tujuan Asosiasi ini adala untuk:
1. Mempebaiki sikap masyarakat terhadap penyakit mental dan penderita sakit mental.
2. Memperbaiki pelayanan terhadap penderita sakit mental
3. Bekerja untuk pencegahan penyakit mental dan mempromosikan kesehatan mental

- Tahun 1909
Sigmund Freud mengunjungi Ameika dan mengajar psikoanalisis di Universitas Clark di Worcester, Massachusetts.

- Taun 1910
Emil Kraepelin pertama kali menggambarkan penyakit Alzheimer. Dia juga mngembangkan alat tes yang dapat digunakan untul mendeteksi adanya gangguan epilepsi.

- Tahun 1918
Asosiasi Psikoanalisa Amerika membuat aturan bahwa hanya orang yang telah lulus dari seolah keokteran dan menjalankan praktek psikiatri yang dapat menjadi calon untuk pelatihan psikoanalisa.

- Tahun 1920-an
Komite nasional untuk Mental Higiene menghasilkan satu set model undang-undang komitmen yang dimasukkan ke dalam aturan pada beberapa bagian.

- Tahun 1930-an
Psikiater mulai mengijeksikan insulin yang menyebabkan shock dan koma sementara sebagai suatu treatment untuk penderita schizofrenia.

- Tahun 1940
Elektroterapi, yaitu terapi dengan cara mengaplikasikan listrik ke otak.

- Tahun 1950
Dibentuk Nasional Association of Mental Health (NAMH) yang merupakan merger dari tiga organisasi, yaitu National Committee for Mental Hygiene, National Mental Health Foundation, dan Psychiatric Foundation.

- Tahun 1960-an
Obat-obat antipsikotik konvensional sepeti haloperidol digunakan pertama kali untuk mengontrol simtom-simtom yang positif (nyata) pada psenderita psikosis.

C. Gangguan Mental Dianggap Sebagai Bukan sakit

- Tahun 1979
NAMH menjadi the National Mental Health Association (NMHA).

- Tahin 1980
Munculnya peawatan yang terencana, yaitu dengan opname dirumah sakit dalam jangka waktu yang pendek.

D. Melawan Diskriminasi Terhadap Gangguan Mental

- 1990
NMHA memainkan peran dalam melindungi warga amerika yang cacat mental dan fisik dari diskriminasi seperti pekerjaan, transportasi, telekomunikasi dan pelayanan pemerintah pusat.

- 1994
Obat Antipsikotik atipikal yang pertama diperkenalkan.


Kepribadian Sehat

Adalah kepribadian yang sejak awal pembentukannya mandapatkan holding tersebut sehingga potential trueself-nya berkembang dalam suatu lingkungan yang aman dengan adanya kemampuan untuk berfungsi secara autonom dan kompeten, kecenderungan untuk menyesuaikan diri secara efektif dan efisiens dengan lingkungan sosialnya, perasaan subyektif kepuasan dan kesenangan, dan kemampuan untuk mengaktualisasi diri dan memenuhi potensinya.




KONSEP SEHAT

Konsep Sehat adalah konsep yang timbul dari diri kita sendiri secara sadar mengenai berbagai upaya untuk mendapatkan status sehat bagi tubuh kita. Konsep sehat ini terkait dengan ketiga komponen yang saling terkait di atas. Pemahaman konsep sehat ini juga bisa diartikan sebagai keseimbangan, keserasian, keharmonisan antara factor fikir (akal), jiwa (mental/spiritual), dan raga (fisik, lahiriah). Menurut H.B. English kesehatan mental adalah keadaan yang relative tetap dimaa sang pribadi menunjukkan penyesuaian atau mengalami aktualisasi dir atau realisasi diri. Kesehatan mental merupakan keadaan positif, bukan sekedar berupa absennya gangguan mental. Konsep sehat inilah yang akan menuntun kita pada pola atau tata laku sehari-hari yang sehat.

























Daftar Pustaka
Watsongko, Madto. 1994. Salat Jadi Obat. Jakata: EGC
Drs.Yustinus Semiun, OFM. 2006. Kesehatan Mental 1. Jakarta: Kanisius
Sunaryo M.Kes. 2004. Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC
Gunarso, Singgi D. 1982. Dasar & Teori Perkembangan Anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Konsep Sehat dan Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

KONSEP SEHAT

Konsep Sehat adalah konsep yang timbul dari diri kita sendiri secara sadar mengenai berbagai upaya untuk mendapatkan status sehat bagi tubuh kita. Konsep sehat ini terkait dengan ketiga komponen yang saling terkait di atas. Pemahaman konsep sehat ini juga bisa diartikan sebagai keseimbangan, keserasian, keharmonisan antara factor fikir (akal), jiwa (mental/spiritual), dan raga (fisik, lahiriah). Menurut H.B. English kesehatan mental adalah keadaan yang relative tetap dimaa sang pribadi menunjukkan penyesuaian atau mengalami aktualisasi dir atau realisasi diri. Kesehatan mental merupakan keadaan positif, bukan sekedar berupa absennya gangguan mental. Konsep sehat inilah yang akan menuntun kita pada pola atau tata laku sehari-hari yang sehat.





























Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental sering kali tidak terdeteksi, sekalipun oleh anggota keluarganya sendiri. Hal ini lebih karena mereka sehari-hari hidup bersama sehingga tingkah laku-tingkah laku yang mengindikasikan gangguan mental, dianggap hal yang biasa, bukan sebagai gangguan.
A. Gangguan Mental Tidak Dianggap Sebagai Sakit

- Tahun 1600 dan sebelumnya
Dukun asli amerika (Indian), sering juga disebut sebagai “penyembuh” (healer, shaman) orang yang mengalami gangguan mental dengan cara memanggil kekuatan supranatural dan menjalani ritual penebusan dan penyucian.
Pandangan masyarakat pada saat itu menganggap bahwa orang yang mengalami gangguan mental adalah karena mereka dimasuki oleh roh-roh yang ada di sekitar.

- Tahun 1692
Di Amerika orang yang bergangguan mental saat itu sering dianggap terkena sihir atau dirasuki setan. Ini merupakan penjelasan yang diterima secara umum sehingga masyarakat takut dan membenci merekayang dianggap memiliki kekuatan sihir.
John Locke (1690) dalam tulisannya yang berjudul An Essay Concerning Understanding, menyataan bahwa terdapat derajat kegilaan dalam diri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untk memunculkan ide-ide salah dan tidak masuk akal secara terus menerus.

B. Gangguan Mental Dianggap Sebagai Sakit

- Tahun 1724
Pendeta Cotlon Mather (1663-1728) mematahkan takhayul yang hidup di masyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dengan memajukan penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri. Mereka dilihat sebagai seorang yang dirasuki setan atau dicirikan sebagai dikuasai sifat-sifat kebinatangan sehingga mereka menjadi subjek penangan yang menyedihkan.

- Tahun 1812
Benjamin Rush (1745-1813) menjadi salah satu engacara mula-mula yang menangani masalah penanganan scara manusiawi untuk penyakit mental dengan publikasinya yang berjudul Medical Inquiries and Observations Upon Diseases of the Mind. Ini merupakan buku teks psikiati Amerika pertama.
Tahun 1830-1860 di Inggris timbul optimism dalam menangani pasien sakit jiwa (Therapeutic Optimism). Haliini disebabkan berkembangnya teori dan teknik dalam menangani orangsakit jiwa dirumah sakit jiwa.

- Tahun 1843
Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit, tapi hanya ada 2.561 tempat tidur yang tersedia untuk menangani penyakit mental di Ameika Serikat.

- Tahun 1908
Cifford Beers (1876-1943) menderita manis depresif pada tahun 1900. Beers kemudian mendirikan Masyarakat Connectcat untuk Metal Higiene yang kemudian pada tahun berikutnya berubah menjadi Komite Nasional untuk Mental Higiene (the National Committee for Mental Hygiene), yang merupakan pendahulu Asosiasi Kesehatan Mental Nasional (National Mental Health Association) sekarang ini.
Tujuan Asosiasi ini adala untuk:
1. Mempebaiki sikap masyarakat terhadap penyakit mental dan penderita sakit mental.
2. Memperbaiki pelayanan terhadap penderita sakit mental
3. Bekerja untuk pencegahan penyakit mental dan mempromosikan kesehatan mental

- Tahun 1909
Sigmund Freud mengunjungi Ameika dan mengajar psikoanalisis di Universitas Clark di Worcester, Massachusetts.

- Taun 1910
Emil Kraepelin pertama kali menggambarkan penyakit Alzheimer. Dia juga mngembangkan alat tes yang dapat digunakan untul mendeteksi adanya gangguan epilepsi.

- Tahun 1918
Asosiasi Psikoanalisa Amerika membuat aturan bahwa hanya orang yang telah lulus dari seolah keokteran dan menjalankan praktek psikiatri yang dapat menjadi calon untuk pelatihan psikoanalisa.

- Tahun 1920-an
Komite nasional untuk Mental Higiene menghasilkan satu set model undang-undang komitmen yang dimasukkan ke dalam aturan pada beberapa bagian.

- Tahun 1930-an
Psikiater mulai mengijeksikan insulin yang menyebabkan shock dan koma sementara sebagai suatu treatment untuk penderita schizofrenia.

- Tahun 1940
Elektroterapi, yaitu terapi dengan cara mengaplikasikan listrik ke otak.

- Tahun 1950
Dibentuk Nasional Association of Mental Health (NAMH) yang merupakan merger dari tiga organisasi, yaitu National Committee for Mental Hygiene, National Mental Health Foundation, dan Psychiatric Foundation.

- Tahun 1960-an
Obat-obat antipsikotik konvensional sepeti haloperidol digunakan pertama kali untuk mengontrol simtom-simtom yang positif (nyata) pada psenderita psikosis.

C. Gangguan Mental Dianggap Sebagai Bukan sakit

- Tahun 1979
NAMH menjadi the National Mental Health Association (NMHA).

- Tahin 1980
Munculnya peawatan yang terencana, yaitu dengan opname dirumah sakit dalam jangka waktu yang pendek.

D. Melawan Diskriminasi Terhadap Gangguan Mental

- 1990
NMHA memainkan peran dalam melindungi warga amerika yang cacat mental dan fisik dari diskriminasi seperti pekerjaan, transportasi, telekomunikasi dan pelayanan pemerintah pusat.

- 1994
Obat Antipsikotik atipikal yang pertama diperkenalkan.






Daftar Pustaka
Watsongko, Madto. 1994. Salat Jadi Obat. Jakata: EGC
Drs.Yustinus Semiun, OFM. 2006. Kesehatan Mental 1. Jakarta: Kanisius

Selasa, 03 Januari 2012

Review Jurnal

REVIEW JURNAL PSIKOLOGI DAN INTERNET

Dalam jurnal yang saya kaji yaitu hubungan antara Psikologi dengan Internet dalam kehidupan masyarakat, kali ini saya akan memberikan pendapat saya yang mengenai judul jurnal yaitu “Pengaruh Loneliness Terhadap Internet Addiction Pada Individu Dewasa Awal Pengguna Internet”.

Dalam jurnal tersebut diterangkan masalah loneliness terhadap internet addiction. Menurut beberapa ahli Loneliness adalah perasaan yang tidak menyenangkan disebabkan tidak adanya kesesuaian antara hubungan sosial yang diharapkan dengan kenyataan hubungan interpersonalnya akibat terhambat atau berkurangnya hubungan social. Loneliness disebabkan oleh kurangnya interaksi sosial seseorang dengan lingkungan sosial disekitarnya. Faktor yang menyebabkannya Loneliness adalah usia, status perkawinan, gender, status sosial ekonomi, dan juga karakteristik latar belakang.

Menurut McKenna & Bargh, internet merupakan salah satu cara untuk mengurangi loneliness karena internet memungkinkan seseorang dapat berinteraksi scara tidak langsung dengan seseorang lainnya di belahan dunia. Dalam menggunakan internet kita dapat mengembangkan perasaan, mendapat dukungan sosial serta mendaatkan teman baru yang baik dalam mengembangkan perasaan, jika individu menghabiskan banyak waktu di internet dimanapun ia berada, maka individu loneliness akan menyediakan waktu lebih sedikit untuk berinteraksi dengan tatap muka didunia nyata serta mengurangi kesempatan untuk lebih jauh mengenal hubunganya dengan dunia nyata.

Kelebihan dari jurnal ini menjelaskan banyak teori dan penelitian penilitian sehingga jurnal atau data tersebut dapat di uji kebenarannya. Demikian ulasan yang bisa saya jelaskan dari jurnal tersebut, apabila ada kekurangan mohon maaf dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/42094954.pdf






SAEFUL BAHTIAR
16510319
2 PA 09

Minggu, 23 Oktober 2011

Kepribadian Seseorang Di Dunia Internet Dalam Jejaring Sosial

Belakangan ini Web menjadi jauh lebih pribadi sebagai situs jaringan sosial yang digunakan oleh banyak orang untuk bersosialisasi di dunia maya. Dua situs yang paling populer saat ini adalah Facebook dan Twitter. Situs ini menyediakan pengguna dengan alat sederhana untuk membuat profil akun dengan teks dan gambar. Setelah membuat profil, pengguna dapat menambah teman, mengirim pesan ke pengguna lain, dan meninggalkan komentar langsung pada teman-teman.

Berkat jaringan sosial website , pengguna dapat berbagi hidup mereka dengan orang lain.
Website ini juga menyediakan elemen penting yang menghubungkan antara pengguna yang memungkinkan teman-teman untuk berkomunikasi langsung dengan satu sama lain.
Dalam jejaring sosial saya akan memahami perilaku seseorang, dimana dalam situs tersebut dapat memuat status seseorang tentang aktivitas keseharian mereka dan saya tertarik untuk mencari tahu kehidupan dan memahami subjek tersebut.

Sebut saja dia alien, dia seorang laki-laki yang sangat antusias terhadap music khususnya music metal, alien adalah teman baik saya, orangnya lucu, respek terhadap kawannya dan solidaritasnya tinggi. Dia jarang mempublikasikan aktivitas atau masalah hidupnya, menurut saya dia orang yang lebih aktif di dunia nyata dari pada di dunia maya melalui situs jejaring sosial. Pada foto di facebook wajah dia tertutup rambut dan sedang bermain gitar yang mengisyaratkan dia sabagai orang yang tertutup tetapi diam-diam dia memilik bakat dalam bermusik. Dilihat pada status dia di jejaring sosial, dia tidak memiliki perbedaan dalam dunia nyatanya tidak melebihi atau mengada-ada dalam statusnya. Demikian pengamatan saya mengenai teman saya dalm jejaring sosial.

Senin, 03 Oktober 2011

pengertian manfaat dan kegunaan internet

Internet
Internet (Inter-Network) merupakan kumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (email: surat elektronik), (chat: perbincangan), diskusi (Usenet News, email, milis), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Gopher), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP).
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya.
Manfaat internet
Saat ini manfaat internet semakin berperan penting dalam kehidupan manusia setiap hari. Pada kurun waktu 10 tahun yang lalu, internet lebih banyak digunakan oleh kalangan perkantoran dan bisnis, sekarang internet bisa dikatakan menjadi hal wajib bagi berbagai kalangan dan sebagian besar kalangan muda. Akses internet sekarang jauh lebih mudah di dapat dengan banyaknya warnet dan handphone dengan teknologi canggih, sekolah yang banyak menyediakan sarana dan memberikan pelajaran seputar dunia internet. Juga kecanggihan teknologi smartphones, gadget dan akses internet dari rumahpun sekarang bisa didapat dengan mudah dan dengan biaya yang relatif murah. Internet menawarkan kepada kita untuk bisa melihat dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduk di depan layar monitor, dunia internet tanpa batas ruang dan jarak. Dengan internet kita bisa mendapatkan informasi terupdate dari dalam maupun luar negeri. Dapat bertemu lewat internet dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia, saling berbagi, saling berbincang, bertukar ide, bertukar pengetahuan dan tentu akan banyak lagi manfaat internet yang bisa kita dapat.

Bagi para pelajar juga sangat banyak manfaat yang bisa diambil, banyak informasi yang berkaitan dengan pelajaran yang bisa didapat di internet. Dengan banyaknya wawasan yang didapat dari internet, akan membuka jalan pikiran yang lebih luas dan maju.
Mendapatkan banyak ide baru yang segar dan mempunyai prospek yang bagus di masa depan. Melepaskan pola pikir yang terkukung dan terpaku. Melihat informasi kemajuan-kemajuan yang dicapai negara lain secara cepat, melihat kesuksesan orang lain, tips dan triknya, yang bisa menjadi pemacu semangat belajar dan berusaha.
Sarana komunikasi, semakin canggihnya internet memungkinkan kita untuk saling berkomunikasi secara tak terbatas. Tidak terbatas ruang dan tempat, mungkin ini juga bisa dilakukan dengan handphone. Tentu saja, tetapi dengan jejaring sosial seperti Facebook di internet, memungkinkan kita untuk menemukan teman lama yang tidak pernah bertemu karena masalah tempat, menemukan teman-teman baru dari berbagai wilayah, bahkan menemukan informasi orang-orang kita ingin ketahui keberadaanya. Semua bisa dan mungkin dilakukan
di jejaring sosial, dan tanpa harus beranjak tempat. Di internet kita juga bisa mencari uang. Meskipun bekerja secara online sebagai internet marketing (misalnya) masih dipandang sebuah pekerjaan yang tidak umum.
Kegunaan Internet
Di masa era globalisasi ini ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan supaya kita dapat mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan teknologi dan juga supaya kita tidak tersingkir dari pergaulan dunia luar. Sekarang ada berbagai macam media untuk mendapatkan Ilmu pengetahuan dan tekhnologi itu, seperti melalui buku, melalui interaksi dengan orang yang dapat kita percayai sebagai fasilitator pendukung kita dalam mendapat ilmu pengetahuan atau lebih dikenal dengan Guru, Dosen, atau pembimbing lainnya, serta melalui media internet yang sekarang dapat kita temukan di berbagai tempat di dunia ini. Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan banyak sekali, ilmu sosial yang berguna untuk mengetahui berbagai macam cara bersosial (Sosiologi), untuk mengetahui berbagai macam sejarah masa lalu (Sejarah), dan juga untuk mengetahui bagaimana bentuk permukaan bumi dan gejala-gejalanya.
Harapan
Tentu saja saya sebagai penulis ingin mensharing harapan-harapan atas penggunaan internet di masa depan untuk memperoleh kemudahan dalam membantu kehidupan sehari hari, yaitu internet dapat memberikan pengaruh besar dalam dunia pendidikan, bagi mereka yang kurang mampu untuk membeli buku mereka dapat mencari ilmu ilmu yg terdapat di dalam internet yaitu ebook. Demikian itu saja harapan yang dapat saya berikan, terima kasih.



























referensi
http://hasheem.wordpress.com/bahan-ajar/definisi-internet/

Jumat, 29 April 2011

Manfaat dan Kerugian dari Teknologi Mobil

Manfaat dan Kerugian dari Teknologi Mobil

Mobil (kependekan dari otomobil yang berasal dari bahasa Yunani ‘autos’ (sendiri) dan Latin ‘movére’ (bergerak) adalah kendaraan beroda empat atau lebih yang membawa mesin sendiri.
Kendaraan tenaga uap pertama dibuat pada akhir abad 18. Nicolas-Joseph Cugnot dengan sukses mendemonstrasikan kendaraan tersebut pada tahun 1769. Kendaraan pertama menggunakan tenaga mesin uap, mungkin peningkatan mesin uap yang paling dikenal, dikembangkan di Birmingham, Inggris oleh Lunar Society. Dan juga di Birmingham mobil tenaga bensin perama kali dibuat di Britania pada tahun 1896 oleh Frederick William Lanchester yang juga mempatenkan rem cakram.

Saat ini mobil bukan lagi sebagai alat transportasi saja, tetapi sekarang mobil menjadi gaya hidup dan alat ukur status sosial dalam bermasyarakat. Mobil sangat membantu dalam menjalani kegiatan kehidupan sehari hari, contohnya di suatu pasar mobil berguna mengangkut barang dagangan dalam pendistribusian. Untuk memiliki sebuah mobil tidaklah mudah, maka dari itu mobil bisa menjadi alat ukur status sosial semakin bagus mobil atau saemakin banyak jumlah mobil yang dimiliki maka bisa diketahui harta kekayaan seseorang.

Mobil dapat menjadi suatu alat yang berguna dalam kehidupan sehari-hari atau bisa member dampak positif atau kerugian, inilah manfaat dan kerugian dalam teknologi mobil.
Manfaat mobil untuk melancarkan aktifitas, memudahkan kita dalam bepergian jarak jauh, negatifnya, kita harus keluar mengeluarkan uang untuk membeli bahan bakar, bahan bakar jika diambil terus menerus dari perut bumi maka minyak bumi akan habis di masa yang akan datang jika minyak bumi habis mau tidak mau kita kembali memakai kendaraan tanpa bahan bakar minyak atau pun kendaraan bertenaga surya. Selain itu, asap yang ditimbulkan menyebabkan polusi udara yang juga disebut rumah kaca yang membuat atmosfer di langit menjadi tipis sehingga tidak dapat menahan panas matahari sehingga menjadi pemanasan global yang membuat pendingin bumi yaitu kutub utara dan kutub selatan menipis yag dapat menjadi bencana dunia. Sinar UV yang harusnya memantulkan keluar lapisan atmosfer, tapi karena ada selimut panas malah terserap balik ke bumi karena polusi, maka bumi kita smakin panas.

Selain itu ada juga manfaat lainnya dari segi sosial dan kesenangan, menaikkan prestige pemiliknya dan sebagai ajang olahraga. Jika mempunyai keahlian khusus dalam menggunakan mobil, gunakan keahlian tersebut dengan baik contohnya menjadi pembalap, jika berprestasi dalam tingkat internasional maka kita dapat pahlawan dan mengharumkan nama bangsa di negeri orang.
Dari segi negatifnya kalau kita memilii keahlian tapi tidak digunakan dalam tempat yang benar maka akan mendatangkan keruguan bagi orang lain dan diri sendiri, contohnya balapan liar, selain mengganggu ketertiban, balapan liar juga membahayakan diri sendiri karena keamanan tidakterjamin.

Sisi negatif mobil dari segi kegunaan mobil yaitu kita menjadi malas, membuat badan kita sedikit bergerak dan mudah sakit karena tidak berkeringat, kurangi pemkaian mobil dan sering-sering olahraga agar tidak mudah sakit.

Dari segi sosial mobil juga dapat memberi dampak negatif, di negeri ini masih banyak orang miskin banyak orang yang tidak mampu untuk membeli mobil atau membeli mobil bagus.
Perbedaan kelas-kelas sosial tersebut bisa menjadi dampak yang tidak baik yang bisa melahirkan kekacauan dan tindak kriminal, banyaknya pencurian mobil, pembunuhan dan perampasan pada pemilik mobil adalah akibat dari kecemburuan sosial yang ada disekitar kehidupan bermasyarakat

Selasa, 22 Maret 2011

PERBEDAAN ANTARA SUKU DAYAK DAN SUKU BADUY

PERBEDAAN ANTARA SUKU DAYAK DAN SUKU BADUY


Etnis-etnis berasal dari Indonesia yang terpisah secara geografis dan adat istiadat yang berbeda, mempunyai cara dalam mengembangkan pengalaman psikologis masing-masing yang akhirnya menghasilkan identitas etnik masing-masing.


SUKU BADUY
orang Baduy/Badui adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayahPegunungan Kendeng, Kabupaten Lebak, Banten. Populasi mereka sekitar 5.000 hingga 8.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Selain itu mereka juga memiliki keyakinantabu untuk difoto. Baduy merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut, berawal dari sebutan para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawiyang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut. Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau "orang Kanekes" sesuai dengan nama wilayah mereka.

Kelompok masyarakat
Orang Kanekes masih memiliki hubungan sejarah dengan orang Sunda. Penampilan fisik dan bahasa mereka mirip dengan orang-orang Sunda pada umumnya. Satu-satunya perbedaan adalah kepercayaan dan cara hidup mereka. Orang Kanekes menutup diri dari pengaruh dunia luar dan secara ketat menjaga cara hidup mereka yang tradisional, sedangkan orang Sunda lebih terbuka kepada pengaruh asing dan mayoritas memeluk Islam.
Masyarakat Kanekes secara umum terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tangtu, panamping, dan dangka (Permana, 2001).
Kelompok tangtu adalah kelompok yang dikenal sebagai Kanekes Dalam (Baduy Dalam), yang paling ketat mengikuti adat, yaitu warga yang tinggal di tiga kampung: Cibeo, Cikertawana, dan Cikeusik. Ciri khas Orang Kanekes Dalam adalah pakaiannya berwarna putih alami dan biru tua serta memakai ikat kepala putih. Mereka dilarang secara adat untuk bertemu dengan orang asing (non WNI)
Kanekes Dalam adalah bagian dari keseluruhan orang Kanekes. Tidak seperti Kanekes Luar, warga Kanekes Dalam masih memegang teguh adat-istiadat nenek moyang mereka.
Sebagian peraturan yang dianut oleh suku Kanekes Dalam antara lain:
Tidak diperkenankan menggunakan kendaraan untuk sarana transportasi
Tidak diperkenankan menggunakan alas kaki
Pintu rumah harus menghadap ke utara/selatan (kecuali rumah sang Pu'un atau ketua adat)
Larangan menggunakan alat elektronik (teknologi)
Menggunakan kain berwarna hitam/putih sebagai pakaian yang ditenun dan dijahit sendiri serta tidak diperbolehkan menggunakan pakaian modern.

Kelompok masyarakat kedua yang disebut panamping adalah mereka yang dikenal sebagai Kanekes Luar (Baduy Luar), yang tinggal di berbagai kampung yang tersebar mengelilingi wilayah Kanekes Dalam, seperti Cikadu, Kaduketuk, Kadukolot, Gajeboh, Cisagu, dan lain sebagainya. Masyarakat Kanekes Luar berciri khas mengenakan pakaian dan ikat kepala berwarna hitam.
Kanekes Luar merupakan orang-orang yang telah keluar dari adat dan wilayah Kanekes Dalam. Ada beberapa hal yang menyebabkan dikeluarkannya warga Kanekes Dalam ke Kanekes Luar:
Mereka telah melanggar adat masyarakat Kanekes Dalam.
Berkeinginan untuk keluar dari Kanekes Dalam
Menikah dengan anggota Kanekes Luar

Pemerintahan
Masyarakat Kanekes mengenal dua sistem pemerintahan, yaitu sistem nasional, yang mengikuti aturan negara Indonesia, dan sistem adat yang mengikuti adat istiadat yang dipercaya masyarakat. Kedua sistem tersebut digabung atau diakulturasikan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi benturan. Secara nasional, penduduk Kanekes dipimpin oleh kepala desa yang disebut sebagai jaro pamarentah, yang ada di bawah camat, sedangkan secara adat tunduk pada pimpinan adat Kanekes yang tertinggi, yaitu "Pu'un". Pemimpin adat tertinggi dalam masyarakat Kanekes adalah "Pu'un" yang ada di tiga kampung tangtu. Jabatan tersebut berlangsung turun-temurun, namun tidak otomatis dari bapak ke anak, melainkan dapat juga kerabat lainnya. Jangka waktu jabatan Pu'un tidak ditentukan, hanya berdasarkan pada kemampuan seseorang memegang jabatan tersebut.

Mata Pencaharian
Sebagaimana yang telah terjadi selama ratusan tahun, maka mata pencaharian utama masyarakat Kanekes adalah bertani padi huma. Selain itu mereka juga mendapatkan penghasilan tambahan dari menjual buah-buahan yang mereka dapatkan di hutan seperti durian dan asam keranji, serta madu hutan.

Interaksi Dengan Mayarakat Luar
Masyarakat Kanekes yang sampai sekarang ini ketat mengikuti adat-istiadat bukan merupakan masyarakat terasing, terpencil, ataupun masyarakat yang terisolasi dari perkembangan dunia luar. Berdirinya Kesultanan Banten yang secara otomatis memasukkan Kanekes ke dalam wilayah kekuasaannya pun tidak lepas dari kesadaran mereka. Sebagai tanda kepatuhan/pengakuan kepada penguasa, masyarakat Kanekes secara rutin melaksanakan seba ke Kesultanan Banten (Garna, 1993). Sampai sekarang, upacara seba tersebut terus dilangsungkan setahun sekali, berupa menghantar hasil bumi (padi, palawija, buah-buahan) kepada Gubernur Banten (sebelumnya ke Gubernur Jawa Barat), melalui bupati Kabupaten Lebak. Di bidang pertanian, penduduk Kanekes Luar berinteraksi erat dengan masyarakat luar, misalnya dalam sewa-menyewa tanah, dan tenaga buruh.
Perdagangan yang pada waktu yang lampau dilakukan secara barter, sekarang ini telah mempergunakan mata uang rupiah biasa. Orang Kanekes menjual hasil buah-buahan, madu, dan gula kawung/aren melalui para tengkulak. Mereka juga membeli kebutuhan hidup yang tidak diproduksi sendiri di pasar. Pasar bagi orang Kanekes terletak di luar wilayah Kanekes seperti pasar Kroya, Cibengkung, dan Ciboleger.
Pada saat ini orang luar yang mengunjungi wilayah Kanekes semakin meningkat sampai dengan ratusan orang per kali kunjungan, biasanya merupakan remaja dari sekolah, mahasiswa, dan juga para pengunjung dewasa lainnya. Mereka menerima para pengunjung tersebut, bahkan untuk menginap satu malam, dengan ketentuan bahwa pengunjung menuruti adat-istiadat yang berlaku di sana. Aturan adat tersebut antara lain tidak boleh berfoto di wilayah Kanekes Dalam, tidak menggunakan sabun atau odol di sungai. Namun demikian, wilayah Kanekes tetap terlarang bagi orang asing (non-WNI). Beberapa wartawan asing yang mencoba masuk sampai sekarang selalu ditolak masuk.




SUKU DAYAK
Dayak atau Daya adalah kumpulan berbagai subetnis Austronesia yang dianggap sebagai penduduk asli yang mendiami Pulau Kalimantan, lebih tepat lagi adalah yang memiliki budaya sungai dimasa sekarang yaitu setelah berkembangnya agama Islam di Borneo. Suku Dayak adalah suku asli Kalimantan yang hidup berkelompok yang tinggal di pedalaman, di gunung, dan sebagainya. Kata Dayak itu sendiri sebenarnya diberikan oleh orang-orang Melayu yang datang ke Kalimantan. Orang-orang Dayak sendiri sebenarnya keberatan memakai nama Dayak, sebab lebih diartikan agak negatif. Padahal, semboyan orang Dayak adalah “Menteng Ueh Mamut”, yang berarti seseorang yang memiliki kekuatan gagah berani, serta tidak kenal menyerah atau pantang mundur.

Asal Mula
Secara umum seluruh penduduk dikepulauan nusantara disebut-sebut berasal dari China selatan, demikian juga halnya dengan Bangsa Dayak. Tentang asal mula bangsa Dayak, banyak teori yang diterima adalah teori imigrasi bangsa China dari Provinsi Yunnan di Cina Selatan. Penduduk Yunan berimigrasi besar-besaran (dalam kelompok kecil) di perkirakan pada tahun 3000-1500 SM (sebelum masehi). Sebagian dari mereka mengembara ke Tumasik dan semenanjung Melayu, sebelum ke wilayah Indonesia. Sebagian lainnya melewati Hainan, Taiwan dan Filipina.

Upacara Tiwah
Upacara Tiwah merupakan acara adat suku Dayak. Tiwah merupakan upacara yang dilaksanakan untuk pengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke Sandung yang sudah di buat. Sandung adalah tempat yang semacam rumah kecil yang memang dibuat khusus untuk mereka yang sudah meninggal dunia.
Upacara Tiwah bagi Suku Dayak sangatlah sakral, pada acara Tiwah ini sebelum tulang-tulang orang yang sudah mati tersebut di antar dan diletakkan ke tempatnya (sandung), banyak sekali acara-acara ritual, tarian, suara gong maupun hiburan lain. Sampai akhirnya tulang-tulang tersebut di letakkan di tempatnya (Sandung).

Seni Tari Dayak
Tari Gantar
2. Tari Kancet Papatai / Tari Perang
3. Tari Kancet Ledo / Tari Gong
4. Tari Kancet Lasan
5.Tari Leleng


Totok Bakakak (kode) yang umum dimengerti Sukubangsa Dayak

A. Mengirim tombak yang telah di ikat rotan merah (telah dijernang) berarti menyatakan perang, dalam bahasa Dayak Ngaju “Asang”.
B. Mengirim sirih dan pinang berarti si pengirim hendak melamar salah seorang gadis yang ada dalam rumah yang dikirimi sirih dan pinang.
C. Mengirim seligi (salugi) berarti mohon bantuan, kampung dalam bahaya.
D. Mengirim tombak bunu (tombak yang mata tombaknya diberi kapur) berarti mohon bantuan sebesar mungkin karena bila tidak, seluruh suku akan mendapat bahaya.
E. Mengirim air dalam seruas bambu berarti ada keluarga yang telah mati tenggelam, harap lekas datang. Bila ada sanak keluarga yang meninggal karena tenggelam, pada saat mengabarkan berita duka kepada sanak keluarga, nama korban tidak disebutkan.
F. Daun sawang/jenjuang yang digaris dan digantung di depan rumah, hal ini menunjukan bahwa dilarang naik/memasuki rumah tersebut karena adanya pantangan adat.


Sistem Religi
Penduduk Dayak memiliki dasar kepercayaan Kaharingan. Istilah Kaharingan diambil dari kata Danum Kaharingan yang berarti air kehidupan. Orang Dayak percaya bahwa di dunia ini banyak terdapat roh-roh halus. Mereka percaya akan : Sangiang (roh yang tinggal di tanah dan udara) ; Timang (roh yang tinggal di batu keramat) ; Tondoi (roh yang tinggal di bunga) ; Kujang (roh yang tinggal di pohon) ; Longit (roh yang tinggal di mandau-mandau). Roh nenek moyang Suku Dayak sangat berpengaruh pada kehidupan.
Beberapa istilah :
roh nenek moyang = Liu
dunia roh = Ewu Liu (negeri kaya raya)
Dewa tertinggi = Ranying

Proses bagi yang meninggal
Upacara pembakaran mayat :
- Tiwah : Ngaju
- Ijambe : Ma ‘anyan
- Daro : Ot Danum
Peti mayat disebut lesung, yang merupakan kuburan sementara.
Sandung / tambak : tempat untuk menyimpan tengkorak yang tidak dibakar dan abu yang berasal dari yang dibakar.
Sistem Kekerabatan
Mendasarkan pada prinsip ambilineal. Perkawinan merupakan hal yang penting dalam kehidupan orang Dayak (sebenarnya semua orang juga pengen nikah kan?hehehe).
Perkawinan yang dilarang adalah :
1. Inces / Salahoroi : anak dengan orangtua (perkawinan yang sangat memalukan)
2. Patri parallel – cousin
3. Perkawinan antara generasi-generasi yang berbeda (contoh : tante + ponakan)
Beberapa istilah :
Hakumbang Auch : uang lamaran
Hantuen : dua alam
Palaku : mas kawin
Ijari : kawin lari

Dasar hukum adat yaitu : denda (berupa benda material dan sesajian binatang untuk Para Dewa, tujuannya untuk mengembalikan ketenangan masyarakat), dan diisolasikan dari kehidupan masyarakat (dikucilkan).





















Referensi:
http://satchafunkilus-distortion.blogspot.com/2008/12/sistem-kebudayaan-suku-dayak.html
http://thinkquantum.wordpress.com/2009/11/01/adat-istiadat-suku-dayak/

Asupan Gizi dan Nutrisi Makanan untuk Bayi

Asupan Gizi dan Nutrisi Makanan untuk Bayi

Protein
Sang anak dan ibu memerlukan banyak protein sebagai nutrisi penunjang pertumbuhan jaringan. Ibu mengkonsumsi 60 gram protein sehari, yaitu 20-36% lebih tinggi dari kebutuhan normal. Beberapa sumber protein hewani yang bisa dikonsumsi adalah ikan, seafood, unggas, daging sapi, hati, dan telur. Sedangkan untuk sumber protein nabati adalah tahu, tempe, kacang polong, dan kacang-kacangan.

Lemak
Lemak dapat membantu tubuh untuk menyerap banyak nutrisi. Lemak juga menghasilkan energi, dan menghemat protein untuk dimanfaatkan dalam fungsi-fungsi pertumbuhan.
Makanan yang tinggi lemak antara lain daging berlemak, susu, keju, mentega, margarin, dan minyak.

Karbohidrat
Karbohidrat dan serat adalah salah satu sumber energi penting. Bahan makanan sumber karbohidrat antara lain nasi, roti, sereal, gandum, dan pasta.
Serat sangat penting, terutama bagi wanita hamil yang sering mengalami konstipasi. Makanan berserat tinggi seperti misalnya padi-padian, buah segar, dan sayuran segar bisa mengatasi kesulitan buang air besar (konstipasi) tersebut.

Vitamin
Seorang wanita hamil memiliki kebutuhan vitamin dan mineral lebih tinggi dari biasanya. Buah-buahan dan sayuran memberikan berbagai vitamin dan mineral lebih banyak dibanding makanan lain. Buah dan sayuran lain yang juga penting untuk dikonsumsi adalah apel, pir, anggur, pisang, nanas, beri, jambu, mangga, pepaya, kurma, melon, wortel, bit, tomat, dan kembang kol. Konsumsi buah dan sayuran segar lebih disarankan dibanding buah/sayuran kaleng, karena jumlah gizinya yang lebih banyak serta tidak mengandung tambahan gula, garam dan lemak.







Kasus

Dari observasi yang saya lakukan kepada Danu tentang asupan(makanan) apa saja yang diberikan oleh ibu nya. Diperoleh data sebagai berikut : pada bulan pertama sampai umur dua tahun diberikan ASI ekslusif oleh ibunya. Memasukki bulan ketiga digabungkan dengan makanan pengganti seperti sereal untuk bayi. Pada bulan ke enam diberikkan buah seperti pisang. Lalu pada bulan kesembilan diberikkan makan seperti bubur tim berupa campuran nasi dan hati ayam yang diblender bersamaan.














Referensi : http://www.wyethindonesia.com/$$Asupan%20Nutrisi.html?menu_id=53&menu_item_id=5

Sabtu, 12 Maret 2011

MATEMATIKA DARI SEGI ILMU PSIKOLOGI

MATEMATIKA DARI SEGI ILMU PSIKOLOGI
Matematika adalah ilmu yang berkaitan dengan penghitungan dan angka-angka numerik. Sedangkan Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia mengenai kejiwaan, perilaku, dan perkembangannya.

APLIKASI MATEMATIKA DALAM ILMU PSIKOLOGI
Matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Seperti ilmu matematika dan psikologi. Secara umum definisi matematika adalah ilmu yang berkaitan dengan penghitungan dan angka-angka numerik. Sedangkan, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia mengenai kejiwaan, perilaku, dan perkembangannya. Memang sulit untuk memahami bagai mana kedua ilmu tersebut di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Disini saya akan memberikan contoh dimana ilmu matematika bisa kita aplikasikan ke dalam ilmu psikologi. Dan ilmu matematika yang akan saya bahasa mengenai teori Himpunan.
Dalam matematika, himpunan adalah segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Teori Himpunan, yang baru diciptakan pada akhir abad ke-19, sekarang merupakan bagian yang tersebar dalam pendidikan matematika yang mulai diperkenalkan bahkan sejak tingkat sekolah dasar. Teori ini merupakan bahasa untuk menjelaskan matematika modern. Teori himpunan dapat dianggap sebagai dasar yang membangun hampir semua aspek dari matematika dan merupakan sumber dari mana semua matematika diturunkan.

Dalam materi himpunan ini kita mengenal Diagram Venn. Diagram yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara himpunan-himpunan. Sebagai bagian ilmu matematika, diagram Venn ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1880 oleh John Venn untuk menunjukkan hubungan sederhana dalam topik-topik di bidang logika, probabilitas, statistik, linguistik dan ilmu komputer.
Diagram Venn membantu penggambaran psikologis suatu himpunan/kelompok.
salah satu contoh hubungan matematika dan psikologi berikut, dalam kasus perkembangan anak. Dalam suatu keluarga pasti terjadi penggabungan kepribadian, mulai dari kepribadian yang berbeda antara ayah dan ibu, ayah dan anak, ibu dan anak, serta orang-orang disekeliling mereka. Seperti contoh di bawah ini :

Ada sepasang Pasutri yg berasal dari Solo yg tinggal di daerah Jakarta. Sang ibu bekerja di salah satu Universitas sebagai Dosen, sedangkan sang bapak berprofesi sebagai Polisi. Pasangan tersebut memiliki hoby yang sama dan menurun kepada anaknya dengan hoby yang sama. Namun jiwa profesi ibu sebagai dosen dan ayah sebagai Polisi sama sekali tidak menurun pada anaknya. Karena pergaulan yang tidak baik perilaku dan sifat anak tersebut menjadi buruk dan masuk kedalam lingkungan yang buruk
Kalau dilihat dari segi psikologis hoby anak tersebut berasal dari sifat keturunan ayah dan ibunya. Keahlian dan hobi orangtua ternyata menurun ke anaknya, atau disebut perkembangan secara nativistik. Karena pengaruh lingkungan Jakarta yang keras, anak tersebut masuk kedalam pergaulan bebas yang sangat membahayakan dirinya. Ini juga bsa disebabkan oleh faktor kurangnya perhatian dari keluarga. Hubungan kelurga yang baik sangat dibutuhkan untuk menjaga kepribadian anak, apa lagi dalam masa pubertas dan remajanya.
Dari cerita di atas kita dapat membuat Diagram Venn seperti dibawah ini :

Sabtu, 27 November 2010

Manusia dan Penderitaan

Manusia dan penderitaan

Penderitaan
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Mengenai penderitaan yang dapat memberikan hikmah, contoh yang gamblang dapat dapat dicatat disini adalah tokoh-tokoh filsafat eksistensialisme. Misalnya Kierkegaard (1813-1855), seorang filsuf Denmark, sebelum menjadi seorang filsuf besar, masa kecilnya penuh penderitaan. Penderitaan yang menimpanya, selain melankoli karena ayahnya yang pernah mengutuk Tuhan dan berbuat dosa melakukan hubungan badan sebelum menikah dengan ibunya, juga kematian delapan orang anggota keluarganya, termaksud ibunya, selama dua tahun berturut-turut. Peristiwa ini menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi Soren Kierkegaard, dan ia menafsirkan peristiwa ini sebagai kutukan Tuhan akibat perbuatan ayahnya. Keadaan demikian, sebelum Kierkegaard muncul sebagai filsuf, menyebabkan dia mencari jalan membebaskan diri (kompensasi) dari cengkraman derita dengan jalan mabuk-mabukan. Karena derita yang tak kunjung padam, Kierkegaard mencoba mencari “hubungan” dengan Tuhannya, bersamaan dengan keterbukaan hati ayahnya dari melankoli. Akhirnya ia menemukan dirinya sebagai seorang filsuf eksistensial yang besar.
Penderitaan Nietzsche (1844-1900), seorang filsuf Prusia, dimulai sejak kecil, yaitu sering sakit, lemah, serta kematian ayahnya ketika ia masih kecil. Keadaan ini menyebabkan ia suka menyendiri, membaca dan merenung diantara kesunyian sehingga ia menjadi filsuf besar.
Lain lagi dengan filsuf Rusia yang bernama Berdijev (1874-1948). Sebelum dia menjadi filsuf, ibunya sakit-sakitan. Ia menjadi filsuf juga akibat menyaksikan masyarakatnya yang sangat menderita dan mengalami ketidakadilan.
Sama halnya dengan filsuf Sartre (1905-1980) yang lahir di Paris, Perancis. Sejak kecil fisiknya lemah, sensitif, sehingga dia menjadi cemoohan teman-teman sekolahnya. Penderitaanlah yang menyebabkan ia belajar keras sehingga menjadi filsuf yang besar.
Masih banyak contoh lainnya yang menunjukkan bahwa penderitaan tidak selamanya berpengaruh negatif dan merugikan, tetapi dapat merupakan energi pendorong untuk menciptakan manusia-manusia besar.
Contoh lain ialah penderitaan yang menimpa pemimpin besar umat Islam, yang terjadi pada diri Nabi Muhammad. Ayahnya wafat sejak Muhammad dua bulan di dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada usia 6 tahun, ibunya wafat. Dari peristiwa ini dapat dibayangkan penderitaan yang menimpa Muhammad, sekaligus menjadi saksi sejarah sebelum ia menjadi pemimpin yang paling berhasil memimpin umatnya (versi Michael Hart dalam Seratus Tokoh Besar Dunia).

Penderitaan dan Kenikmatan
Tujuan manusia yang paling populer adalah kenikmatan, sedangkan penderitaan adalah sesuatu yang selalu dihindari oleh manusia. Oleh karena itu, penderitaan harus dibedakan dengan kenikmatan, dan penderitaan itu sendiri sifatnya ada yang lama dan ada yang sementara. Hal ini berhubungan dengan penyebabnya. Macam-macam penderitaan menurut penyebabnya, antara lain: penderitaan karena alasan fisik, seperti bencana alam, penyakit dan kematian; penderitaan karena alasan moral, seperti kekecewaan dalam hidup, matinya seorang sahabat, kebencian orang lain, dan seterusnya.Semua ini menyangkut kehidupan duniawi dan tidak mungkin disingkirkan dari dunia dan dari kehidupan manusia.
Penderitaan dan kenikmatan muncul karena alasan “saya suka itu” atau “sesuatu itu menyakitkan”. Kenikmatan dirasakan apabila yang dirasakan sudah didapat, dan penderitaan dirasakan apabila sesuatu yang menyakitkan menimpa dirinya. Aliran yang ingin secara mutlak menghindari penderitaan adalah hedonisme, yaitu suatu pandangan bahwa kenikmatan itu merupakan tujuan satu-satunya dari kegiatan manusia, dan kunci menuju hidup baik. Penafsiran hedonisme ada dua macam, yaitu:
1. Hedonisme psikologis yang berpandangan bahwa semua tindakan diarahkan untuk mencapai kenikmatan dan menghindari penderitaan.
2. Hedonisme etis yang berpandangan bahwa semua tindakan ‘harus’ ditujukan kepada kenikmatan dan menghindari penderitaan.
Kritik terhadap hedonisme ialah bahwa tidak semua tindakan manusia hedonistis, bahkan banyak orang yang tampaknya merasa bersalah atas kenikmatan-kenikmatan mereka. Dan hal ini menyebabkan mereka mengalami penderitaan. Pandangan Hedonis psikologis ialah bahwa semua manusia dimotivasi oleh pengejaran kenikmatan dan penghindaran penderitaan. Mengejar kenikmatan sebenarnya tidak jelas, sebab ada kalanya orang menderita dalam rangka latihan-latihan atau menyertai apa yang ingin dicapai atau dikejarnya. Kritik Aristoteles ialah bahwa puncak etika bukan pada kenikmatan, melainkan pada kebahagiaan. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kenikmatan bukan tujuan akhir, melainkan hanya “pelengkap” tindakan. Berbeda dengan John Stuart Mill yang membela Hedonisme melalui jalan terhormat, utilitarisme yaitu membela kenikmatan sebagai kebaikan tertinggi. Suatu tindakan itu baik sejauh ia lebih “berguna” dalam pengertian ini, yaitu sejauh tindakan memaksimalkan kenikmatan dan meninimalkan penderitaan.

Penderitaan dan Kasihan
Kembali kepada masalah penderitaan, muncul Nietzsche yang memberontak terhadap pernyataan yang berbunyi: “Dalam menghadapi penderitaan itu, manusia merasa kasihan”. Menurut Nietzche, pernyataan ini tidak benar, penderiutaan itu adalah suatu kekurangan vitalitas. Selanjutnya ia berkata, “sesuatu yang vital dan kuat tidak menderita, oleh karenanya ia dapat hidup terus dan ikut mengembangkan kehidupan semesta alam. Orang kasihan adalah yang hilang vitaliatasnya, rapuh, busuk dan runtuh. Kasihan itu merugikan perkembangan hidup”. Sehingga dikatakannya bahwa kasihan adalah pengultusan penderitaan. Pernyataan Nietzsche ini ada kaitannya dengan latar belakang kehidupannya yang penuh penderitaan. Ia mencoba memberontak terhadap penderitaan sebagai realitas dunia, ia tidak menerima kenyataan. Seolah-olah ia berkata, penderitaan jangan masuk ke dalam hidup dunia. Oleh karena itu, kasihan yang tertuju kepada manusia harus ditolak, katanya.
Pandangan Nietzsche tidak dapat disetujui karena: pertama, di mana letak humanisnya dan aliran existensialisme. Kedua, bahwa penderitaan itu ada dalam hidup manusia dan dapat diatasi dengan sikap kasihan. Ketiga, tidak mungkin orang yang membantu penderita, menyingkir dan senang bila melihat orang yang menderita. Bila demikian, maka itu yang disebut sikap sadisme. Sikap yang wajar adalah menaruh kasihan terhadap sesama manusia dengan menolak penderitaan, yakni dengan berusaha sekuat tenaga untuk meringankan penderitaan, dan bila mungkin menghilangkannya
.
Penderitaan dan Noda Dosa pada Hati Manusia.
Penderitaan juga dapat timbul akibat noda dosa pada hati manusia (Al-Ghazali, abad ke 11). Menurut Al-Ghazali dalam kitabnya Ihyaa’ Ulumudin, orang yang suka iri hati, hasad, dengki akan menderita hukuman lahir-batin, akan merasa tidak puas dan tidak kenal berterima kasih. Padahal dunia tidak berkekurangan untuk orang-orang di segala zaman. Allah SWT telah memberi ilmu dan kekayaan atau kekuasaan-Nya, karena itu penderitaan-penderitaan lahir ataupun batin akan selalu menimpa orang-orang yang mempunyai sifat iri hati, hasad, dengki selama hidupnya sampai akhir kelak.
Untuk mengobati hati yang menderita ini, sebelumnya perlu diketahui tanda- tanda hati yang sedang gelisah (hati yang sakit). Perlu diketahui bahwa setiap anggota badan diciptakan untuk melakukan suatu pekerjaan. Apabila hati sakit maka ia tidak dapat melakukan pekerjaan dengan sempurna ia kacau dan gelisah. Ciri hati yang tidak dapat melakukan pekerjaan ialah apabila ia tidak dapat berilmu, berhikmah, bermakrifat, mencintai Allah dengan menyembah-Nya, merasa erat dan nikmat mengingat-Nya.
Sehubungan dengan pernyataan ciri-ciri yang menderita, Allah berfirman:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia selain hanya untuk menyembah kepada-Ku”. (QS. 51: 56)
“Barangsiapa merasa mengerti sesuatu, tetapi tidak mengenal Allah, sesungguhnya orang tersebut tidak mengerti apa-apa. Barangsiapa mempunyai sesuatu yang dicintainya lebih daripada mencintai Allah, maka sesungguhnya hatinya sakit. “katakanlah, hai Muhammad, apabila orang tuamu, anakmu, saudaramu, istrimu, handai tolanmu, harta bendamu yang engkau tumpuk dalam simpanan serta barang dagangan yang yang engkau khawatirkan ruginya dan rumah tempat tinggal yang kamu senangi itu lebih kamu cinta daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjuang di jalan Allah, maka tunggulah sampai perintah Allah datang”. (QS. 9: 24).
Hal lain yang menimbulkan derita terhadap seseorang adalah merasakan suatu keinginan atau dorongan yang tidak dapat diterima atau menimbulkan keresahan, gelisah, atau derita. Maka ia pun berusaha menjauhkan diri dari lingkup kesadaran atau perasaannya. Akhirnya, keinginan atau dorongan itu tertahan dalam alam bawah sadar. Namun, sering orang itu mengekspresikan keinginan atau dorongan itu secara tidak sadar atau dengan ucapan yang keliru. Atau, apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?
“Dan kalau Kami mengkhendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu, sehingga kamu dapat benar-benar mengenal mereka dengan tanda-tandanya, tetapi kamu mengenal mereka dari bicara mereka, dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu”. (QS. 47: 29-30).
Demikianlah Al-Quran telah mengisyaratkan tentang adanya ciri-ciri orang yang tidak sadar (menderita) lewat kata-kata yang keliru, sejak 14 abat yang lalu sebelum dikemukakan oleh Freud, penemu teori psikoanalisis. Bahkan sebuah hadist mengatakan:
“Tak seorang pun yang menyembunyikan suatu rahasia kecuali jika Allah akan memberinya penutup. Apabila penutup itu baik, maka rahasia itu baik, dan apabila penutup itu buruk maka buruk pula rahasia itu”. (Tafsir Ibn Katsir, Vol. 4 hal. 180).
Obat supaya hati sehat di firmankan Allah sebagai berikut:
“Kecuali orang yang datang ke hadirat Allah SWT dengan hati yang suci”. (QS. 26: 89 ).
Jadi, mengenal atau makrifat kepada Allah yang membawa semangat taat kepada Allah SWT dengan cara menentang hawa nafsu, merupakan obat untuk menyembuhkan penyakit dalam hati (menderita gelisah) (Al-Ghazali, abad ke-11).



http://exalute.wordpress.com/2009/03/29/manusia-dan-penderitaan/